PROGRAM KKN MANDIRI UNIVET " PEMBUATAN TEMPE " DI DESA BANMATI SUKOHARJO


APA sih yang dinamakan KKN ? 

KULIAH KERJA NYATA (KKN) merupakan salah satu bentuk kegiatan mahasiswa yang dilakukan sebagai pengabdian kepada masyrakat secara interdispliner bidang ilmu, institusional, dan kemitraan bertujuan bentuk dari tridharma perguruan tinggi ke masyarakat.

Salah satu perguruan tinggi yang sedang melangsungkan program KKN yaitu Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo atau biasa yang dikenal kaum awam UNIVET BANTARA. KKN di UNIVET dilaksanakan dari periode I dan II, yang periode I pada bulan Agustus dan periode II bulan Februari. Salah satu mahasiswa yang sedang mengikuti KKN periode ke II yaitu Dwi Zakiyyah dari program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar ( PGSD ).

Program KKN saat ini adalah KKN periode ke-II yang dimulai tanggal 01 Februari - 17 Maret 2022 dan memakan waktu 45 hari.  Karena, kondisi  saat ini masih di tengah wabah covid-19 maka dari itu program KKN dilaksanakan di daerah atau di desa mahasiswa masing-masing dan dilaksanakan secara mandiri. 

Program KKN dibagi menjadi dua yaitu program utama dan program penunjang. Nah, sekarang yang akan dibahas oleh penulis yaitu program penunjang yang dilakukan saat melakukan KKN. Kegiatan program penunjang KKN yang dilakukan oleh penulis yaitu PEMBUATAN TEMPE. Bahan dasar pembuatan tempe itu sendiri berasal dari kedelai yag kemudian difermentasi. Kira-kira seperti berikut langkah-langkah dalam pembuatan tempe :

1.  Perendaman, proses pertama yaitu perendaman dimana kita harus mencuci bersih kedelai yang akan diolah menjadi tempe. Jika kedelai sudah dibersihkan dari kotoran-kotoran baru direndam dengan air dingin selama 12-18 jam. Dalam proses ini pastikan kedelai terendam sempurna karena perendaman ini berfungsi untuk membuat kedelai lebih lunak dan mempercepat proses perebusan.

2. Merebus kedelai, sebelum direbus pastian kedelai bersih dari kulit ari. Nah, setelah itu rebut kedelai hingga empuk kurang lebih 30-45 menit. Bila sudah cukup lalu kedelai didinginkan agar ragi dapat berfermentasi dengan baik.

3. Pemberian ragi, pemberian ragi ini diberikan usai kedelai dingin dan dicampurkan. Agar komposisinya pas pastikan perbandingan ragi 1 sendok untuk 1 kg kedelai.

4. Fermentasi, cara fermentasi yaitu bungkus kedelai didalam wadah kedap udara seperti plastik. Untuk proses ini memakan waktu selama 24-48 jam di penyimpanan suhu ruang. 

Program ini dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2022. Program ini bertemapatan di rumah Bapak Husein selaku pemilik pembuat tempe dan berlokasi di Desa Banmati, RT.01, RW. 02, Kel. Banmati, Kec/Kab. Sukoharjo. Adanya program ini dapat diharapkan agar mahasiswa dapat menambah ilmu dan wawasan dalam berwirausaha serta dapat membantu kegiatan masyrakat. Kegiatan inti tentunya sudah mendapatkan persetujuan oleh Ketua RT dan pemilik pembuatan tempe.  







Komentar